Kegiatan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat itu Gue Banget!

Berawal dari kabar yang disampaikan seorang sahabat tentang program LAZ Al Azhar yang menyasarkan kepada pemberdayaan masyarakat desa terpencil, Waluyo yang berasal dari desa Lesamana, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, merasa terpanggil.

Pak Waluyo

Lelaki kelahiran Banyumas 24 November 1973 ini bergabung bersama LAZ Al Azhar sebagai Da’i Sahabat Masyarakat (DASAMAS) karena dorongan dari semangat dan jiwa sosial yang cukup baik. Meninggalkan usaha dagang kebutuhan pertanian yang selama ini menghidupinya, Waluyo berjihad mendampingi masyarakat muslim di Kalimantan Tengah dan Kalimantan selatan. Berangkat dengan izin ibu yang meginspirasi hidupnya dan restu serta kerelaan dari isteri dan keluarganya, pria lulusan IPB bogor ini berangkat dengan bermodalkan ketulusan.

BAHASA KETULUSAN MENGATASI KESULITAN SOSIALISASI

Tiba di Kalimantan Tengah, kesulitan yang di hadapi ketika tiba di desa Seruyan adalah tradisi dan bahasa. Namun dengan bahasa ketulusan, kesulitanpun teratasi. Dan dengan cepat ia di terima dan menyatu dengan masyarakat setempat. Dari latar belakang pendidikan pertanian yang dimilikinya, Waluyo memberikan kontribusi kepada masyarakat di tiga desa kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, di antaranya memberikan pengetahuan teknologi komputer, mengajarkan pola tanam menetap dalam pertanian dan dapat membawa masyarakat lebih cerdas dan agamis.

Pak Waluyo 2

TITIK AWAL UNTUK SMK TELUK KEPAYANG

Setelah 5 bulan di Kalimantan Tengah, Waluyo berpindah ke Kalimantan Selatan. Dia ditempatkan di Desa Teluk Kepayang, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupatan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Di sana dia mengembangkan pertanian dan perkebunan masyarakat serta mengembangkan SMK Teluk Kepayang yang berbasis Agrobisnis. Dia dapat mengangkat sekolah SMK yang awalnya adalah sekolah terbelakang.

Gedungnya bertempat di eks gudang bengkel peralatan berat perusahaan perkebunan. Inilah Titik awal tugas yang dilakukan oleh Waluyo Menangani SMK Teluk Kepayang yang merupakan sekolah kejuruan pertanian. Disini ia bertekad untuk dapat menyiapkan generasi muda agar dapat menjadi generasi penerus di dunia pertanian.

Alhamdulillah, Saat ini SMK Teluk Kepayang adalah salah satu sekolah favorit  se-kecamatan. Bahkan Waluyo diamanahi sebagai koorwil DASAMAS (Da’i Sahabat Masyarakat) LAZ Al Azhar di Kalimantan Selatan yang mengorganisir 7 DASAMAS yang ingin mengembangkan program Indonesia Gemilang dengan konsep Interlink Rural Development, yaitu konsep pemberdayaan kawasan yang berbasis potensi di setiap desa.

BIMBINGAN MANAJEMEN LAZ Al Azhar

Terlepas dari pada itu, Waluyo bersyukur mendapatkan bimbingan sebelum terjun kelapangan. Melalui bimbingan dengan pola pertemuan dalam RAKERNAS (Rapat Kerja Nasional) Indonesia Gemilang dari APU, Ia bersama dengan DASAMAS lainnya semakin mengenal filosofi dari kegiatan di Al Azhar. Diantaranya, bagaimana melakukan pendekatan sosial ke masyarakat. Dengan petunjuk teknis dan pelaksanaan
yang di dapat ia yakin dapat menjadi tenaga relawan atau Da’i yang profesional.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box