Bertahun-tahun Tanah Dieksploitasi, Dasamas Sulap Lahan Tidur jadi Subur

Desa Gemilang di Dukuh Majasem Desa Jogonalan Kec. Pakahan, Klaten saat ini memiliki semangat bertani yang semakin tinggi. Lahan pertanian yang tidak produktif dan hampir mati kini dapat ditanami produk pertanian. Sebelumnya tanah pertanian telah dieksploitasi oleh oknum warga selama bertahun-tahun untuk dijadikan bahan pembuatan batu bata merah demi meraup keuntungan instan dan tidak besar.
Dasamas Amin
Dasamas Amin
 
Lapisan tanah dengan kedalaman sekitar 1 meter sudah dikeruk untuk dijadikan batu bata. Sehingga tanah lapisan atas (top soil) yang merupakan lapisan terusubur karena adanya humus yang terdiri dari komponen mineral, bahan organik, air, udara sudah terangkat dan hilang. Akibatnya, hanya menyisakan lapisan tanah cadas sehingga kurang subur untuk tanaman.
 
Dasamas (Dai Sahabat Masyarakat) bernama Bpk Amin yang ditempatkan di Dukuh Majasem rutin melakukan edukasi dan penyuluhan kepada warga melalui Ngudi Ilmu (sebutan Saung Ilmu bagi warga Dusun Majasem) yang berperan sebagai knowledge center masyarakat. Hasilnya secara perlahan, aktifitas eksploitasi tanah mulai berkurang dan gairah bertani kembali tumbuh.
 
Menurut Amin, warga Majasem mempunyai mimpi besar yang kini terus diupayakan agar bisa terwujud. “Dalam waktu 3 tahun ke depan, masyarakat Majasem punya azzam untuk menjadi desa berswasembada pangan,” ujarnya.
 
Saat ini Ngudi Ilmu memiliki tanah sewa garapan sebagai percontohan sebanyak 10 petak yang dikelola oleh kelompok tani. Lahan ini digarap betul dengan perpaduan agro inovasi didampingi ahli pertanian sehingga hasil pertanian bisa maksimal. Dan, masyarakat tersadarkan akan potensi sumber daya alam yang besar dan bertambah semangat dan semakin yakin untuk bertani.
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box