Rumah Rabuk Menjawab Tantangan Kemandirian Pupuk

Terlalu banyak tumpukan kertas jika kita inventarisasi masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Apalagi kalau kita mau dengan tulus turun di tengah masyarakat grassroot dan menghidupkan semua indera dan nurani kita untuk melihat, mendengar dan merasakan masalah-masalah yang mereka hadapi sehari-hari. Sia-sia juga rasanya jika kita terlalu sibuk menyalahkan pihak-pihak yang menurut kita patut dipersalahkan. Berbuat, berbuat berbuat adalah jawaban atau solusi untuk segala masalah yang ada. Berbuat mulai dari diri kita sendiri dan dengan segala apa yang kita miliki dan bisa dilakukan, dan saat ini juga.

Kegiatan di Rumah Rabuk
Kegiatan di Rumah Rabuk

Masyarakat desa yang jauh dari gaya hidup hedonisme dan hiruk pikuk kericuhan politik negeri ini, memiliki caranya sendiri menyelesaikan masalahnya. Kadang mereka lebih cerdas dan bisa memberikan inspirasi dibanding dengan para sarjana yang punya banyak teori-teori akademis. Di lingkungan Baran dan Mundu Kel. Puloharjo Kec. Eromoko Kab. Wonogiri, Jawa Tengah misalnya, mereka mampu menjawab tantangan untuk meningkatkan produktfitas pertanian.

Di tengah kelangkaan dan mahalnya mendapatkan pupuk kimia yang mereka butuhkan selama ini untuk menyuburkan tanah dan sawah, mereka memproduksi pupuk organik padat secara mandiri di rumah produksi pupuk “Rumah Rabuk Umbaran”. Tumpukan kotoran hewan (kohe) di sekitar rumah warga yang kurang ramah lingkungan dijadikan sebagai potensi yang bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan pupuk organik padat dicampur dengan limbah pertanian. Tumpukan kohe tersebut diangkut ke Rumah Rabuk dengan mobil operasional setiap harinya.

Saat ini kelompok usaha bersama Rumah Rabuk mampu memproduksi 1 ton pupuk organik padat untuk memenuhi kebutuhan petani di sekitar kelurahan Puloharjo. Bahkan jumlahnya bisa terus ditingkatkan dan bisa memberikan stok pupuk untuk daerah lain yang juga membutuhkan. Penggunaan pupuk kimia yang sebelumnya menu wajib sawah mereka, kini 50 % nya sudah bisa dikurangi tergantikan dengan pupuk organik padat yang lebih aman dan mensejahterakan. Selain itu dampak positif terhadap lingkungannya juga sangat dirasakan masyarakat, karena kohe di kandang ternak samping dapur mereka tidak lagi menumpuk yang bisa berakibat kurang sehatnya lingkungan desa.

Kunjungan LIPI ke Rumah Rabuk
Kunjungan LIPI ke Rumah Rabuk

Rumah Rabuk Umbaran yang merupakan salah satu unit usaha bersama kelompok masyarakat di bawah koordinasi Saung Ilmu Baran dan Mundu ini sudah memiliki laba dari pengelolaan pupuk organik. Dusun Baran dan Mundu yang merupakan dampingan Al Azhar Peduli Ummat untuk wilayah Wonogiri Jawa Tengah saat ini mampu mengundang perhatian berbagai kalangan untuk melihat dan belajar bagaimana masyarakat secara mandiri mampu meningkatkan produktifitas pertanian desa.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box