Kesehatan Keluarga di Rannaloe Kian Gemilang

Untuk mencapai Desa Rannaloe, Kec. Bungaya, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan bukanlah hal yang mudah. letak geografi Desa Rannaloe yang merupakan perpaduan antara gunung, hutan, dan lembah menyebabkan akses transportasi dan komunikasi ke pelosok sangat sulit bahkan ada wilayah yang hanya dapat dijangkau dengan jalan kaki, kemudian di sebagian besar wilayahnya tidak terjangkau sama sekali oleh akses komunikasi seluler, namun keindahan alam Rannaloe adalah anugerah yang tak terhingga dari Allah SWT, masyarakatnya juga semakin mengerti dan sadar akan pentingnya menjaga dan memelihara kelestarian alamnya.

Program Indonesia Gemilang Al Azhar Peduli Ummat yang bersinergi dengan Sahabat Peduli Makassar (SPM) mengajak pemerintah Desa Rannaloe dan masyarakatnya untuk bersama-sama meningkatkan pembangunan di desa. Berawal dari penunjukan relawan pendamping lokal yaitu Khaeruddin Syam yang merupakan Sarjana Pendidikan Islam, pemuda asli Rannaloe ini terpanggil untuk mengabdikan diri membangun desa.

Setelah pulang dari Pelatihan DASAMAS di Al Azhar Peduli Ummat, Jakarta (September 2014) kemudian dimulai program Indonesia Gemilang di Rannaloe. Program ini diawali dengan mengajak pemerintah desa, PKK, tokoh masyarakat, kader posyandu dan masyarakat desa untuk membuat program Dapur Hidup. Dimulai dari tiga percontohan Dapur Hidup di halaman rumah kepala desa, halaman Posyandu Plus Baruga Ilmu, dan di rumah salah seorang tokoh masyarakat dengan menggunakan media tanam lokal yang bahannya sangat melimpah di desa ini seperti bambu petung, sekam padi, pupuk kandang dan tanah.

Alhamdulillah, ternyata hasil tanaman percontohan ini sangat menggembirakan. aneka tanaman sayur mayur tersebut tumbuh dengan subur. Dalam waktu satu bulan sayuran tersebut sudah bisa dipanen dan dinikmati oleh masyarakat. Setelah melihat percontohan tersebut, hampir seluruh masyarakat di Rannaloe menanam di masing-masing halaman rumahnya. Kemudian masyarakat utamanya ibu rumah tangga dapat secara langsung merasakan manfaat dari Dapur Hidup tersebut seperti tersedianya sumber pangan dan gizi yang sehat untuk keluarga, penurunan angka belanja keluarga, terjaganya sanitasi dan kesehatan lingkungannya, sebagai pengganti tanaman hias, dan hasil sayuran tersebut setiap bulannya diolah kader posyandu gemilang untuk dijadikan olahan makanan sehat untuk balita dan ibu hamil di Posyandu Gemilang.

Dengan hadirnya Posyandu Gemilang plus Baruga Ilmu Desa Rannaloe ini manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat Desa Rannaloe. Posyandu Gemilang diketuai oleh RELASIMAS (Relawan Sahabat Masyarakat) Khaeruddin Syam, Sekretaris Husain serta dibantu oleh 5 orang kader dan bidan desa merangkap Bidan Gemilang Desa Rannaloe, Nur Alam.

Baruga Ilmu di ketuai oleh M Taufiq, Dasamas Alimuddin, Relasimas Khaeruddin Syam, dan Bidan Gemilang Nur Alam. Melalui program Posyandu Gemilang plus Baruga Ilmu dapat meningkatkan sinergi antara Pemerintah Desa Dan Kecamatan, Puskesmas, BKKBN, Pustu, Bidan Desa/Bidan Gemilang, Tokoh Agama dan Masyarakat, Dasamas Tokoh Pendidik dan masyarakat secara umum.

Sembilan bulan pelaksanaan program Indonesia Gemilang di Rannaloe, sangat terasa perubahan perilaku masyarakat dan lingkungan. Masyarakat semakin menyadari akan pentingnya kesehatan dan pendidikan. Perubahan ini dapat dilihat dari antusiasme ibu-ibu dalam memeriksakan kehamilannya di posyandu serta secara rutin membawa bayi dan balitanya ke posyandu untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan tumbuh kembang, penimbangan, imunisasi, pemberian makanan tambahan, pemberian Vitamin A, KB, dan penyuluhan kesehatan (health education). Dari data Bidan Desa dan Puskesmas Bungaya, pada tahun 2013 masih banyak persalinan yang ditolong oleh dukun kemudian tahun 2014 masih ada 5 ibu melahirkan yang di tolong oleh dukun bahkan pada bulan januari 2014 terdapat 1(satu) kematian ibu melahirkan akibat perdarahan.

Alhamdulillah ditahun 2015 ini berkat sinergi yang baik antara pemerintah desa dan jajarannya, puskesmas, PKK, pendamping Desa Gemilang, Bidan Desa/Bidan Gemilang, Dasamas, Kader Posyandu dan masyarakat maka sampai awal bulan Mei sudah ada 9 persalinan di pelosok Desa Rannaloe yang sulit dijangkau tersebut kesemuanya di tolong oleh Bidan Desa/Bidan Gemilang. Untuk memudahkan komunikasi antara Masyarakat di pelosok desa yang membutuhkan pertolongan jika ada kasus emergency maka Al Azhar Peduli Ummat bersama SPM menyediakan 3 alat komunikasi Handy Talky (HT) yang diberikan kepada PJ Program, Relasimas, Dan Bidan Desa/Bidan Gemilang.

Baruga Ilmu dan Posyandu Gemilang yang merupakan pusat interaksi dan kegiatan masyarakat desa, maka pada 30 April 2015 di Baruga Ilmu Plus Posyandu Gemilang diadakan kegiatan Baksos Bhayangkara KB Kesehatan dimana kegiatan ini adalah kegiatan tahunan POLRI, BKKBN, dan Dinas Kesehatan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang bagi Calon Akseptor KB baru yaitu Pemasangan Inplant KB atau oleh masyarakat setempat sering menyebut dengan istilah susuk KB. Metode KB ini secara efektif dapat mencegah kehamilan selama 3 tahun. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Bungaya, Pengawas KB Kec Bungaya Dan kepala Puskesmas Sapaya dan Kepala Desa Rannaloe. Pada kesempatan kali ini Kapolsek Bungaya berencana akan memberikan buku-buku tentang ketertiban hukum buat menambah koleksi buku di Baruga Ilmu. http://bit.ly/1KgumU8

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box