RAKERNAS INDONESIA GEMILANG 2014

“Pengembangan dan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Agraris” – Program Indonesia Gemilang yang digagas oleh Al-Azhar Peduli Ummat (APU) bersama para mitra program daerah telah di-launching pada tanggal 2 Maret 2013 oleh M. Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI). Bersama para mitra dan jejaring di daerah, yaitu : Yayasan Klaten Peduli Ummat (YKPU), Yayasan Dana Kemanusiaan Dhuafa (DKD Magelang), LAZIS Mafaza Purwokerto, LAZ Masjid Raya Batam, Sahabat Peduli makasar (SPM), APU menghadirkan paradigma baru pemberdayaan masyarakat perdesaan yang komprehensif, terintegrasi, terukur dan berkelanjutan.

Seiring perjalanannya, dukungan segenap pihak terus bergulir melalui strategi sinergi ABCG (Academic, Busines, Civil Society, Government). Saat ini, jumlah desa, nagari dan pulau yang menjadi binaan dan dampingan Indonesia Gemilang sebanyak 33 desa yang tersebar di 9 provinsi di Indonesia, yaitu Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan. Desa-desa tersebut telah dan sedang ditransformasi menjadi desa gemilang dengan target capaian terwujudnya kemandirian dan peningkatan taraf kesehatan masyarakat, pengetahuan dan keahlian masyarakat, ekonomi dan penghasilan masyarakat, dan kuatnya nilai-nilai keagamaan masyarakat.

Program multiyear dan komprehensif ini digerakkan oleh 3 pendamping dan fasilitator, yaitu Da’I Sahabat masyarakat (Dasamas), Relawan Sahabat Masyarakat (Relasimas) dan Bidang gemilang Sahabat Ibu (Bilang Ibu). Ketiga pendamping tersebut dipilih dan ditempatkan di 33 desa dengan memiliki kualifikasi, kapasitas, integritas dan komitmen kuat untuk membangun Indonesia dari desa dengan menggerakkan dan mengoptimalkan sumber daya dan nilai-nilai kearifan lokal setiap desa.

Sebagai upaya merekatkan koordinasi para pendamping desa dan menguatkan pengetahuan-keahlian dalam pemberdayaan desa, Forum Indonesia Gemilang menggelar Rapat Kerja Nasional Indonesia Gemilang 2014 dengan tema dan semangat besar “Pengembangan dan Ketahanan Ekonomi masyarakat Agraris”. Hadir dalam acara ini, para pendamping desa gemilang (Dasamas, Relasimas, Bilang Ibu), Kepala Desa, Wali Nagari, Kader Muda Desa dan Kelompok Tani desa gemilang seluruh Indonesia. Agenda nasional tahunan ini dilaksanakan pada tangal 11 – 14 Agustus 2014 di P4TK Bispar Kemendiknas, Depok dan Balai Besar Padi, Badan Penelitian dan Pengembangan Padi, Subang.

IMG_5193Rakernas yang dibuka oleh Ketua Umum YPI Al-Azhar, HM. Suhadi ini dirangkai dengan kuliah umum oleh Prof. DR. Ir. Rokhmin Dahuri, MS (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan) dan Rizal Siregar, M.Sc., Direktorat Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pada dua hari terakhir, seluruh peserta mengikuti workshop dan praktikum di Balai Besar Penelitian Padi – Badan Penelitian dan Pengembangan Padi, Kementerian Pertanian. Materi dan praktikum yang disajikan adalah : Pengawalan peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), Strategi Implementasi Budidaya Padi Melalui pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Pengenalan Hama dan Penyakit Padi, Praktikum BWD, AWD, PUTS dan PUTK.

Rakernas Indonesia Gemilang 2014 ini diharapkan mampu menguatkan dan mempercepat gerakan pembangunan desa gemilang. Dari ke-33 desa gemilang, sebanyak 32 desa memiliki potensi alam dan komoditi bidang pertanian khususnya tanaman padi. Jadi dengan agenda Rakernas ini, seluruh penggerak pembangun desa memiliki ghirah dan kelimuan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan menambah penghasilan masyarakat malalui pengelolaan tanaman pertanian yang maksimal.

Apresiasi juga disampaikan kepada para stakeholders para mitra sinergi, yaitu PT. Bukit Asam, PT Adhimix Precast Indonesia, PT. Goodhope, Yayasan Minang Peduli, Universitas Al Azhar Indonesia, PT. Unilever dan Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box