Sonjo Layat Tilik Aweh

Mendidik kebersamaan agar tercipta kerukunan dan kedamaian dalam masyarakat – Dusun Ngepos, Desa Banyuurip, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Kehidupan masyarakat Dusun Ngepos, Desa Banyuurip, Magelang, Jawa Tengah begitu tentram dan menyenangkan. Suasana rukun dan damai begitu terasa. Tidak terlihat ketimpangan sosial yang mencolok.

Meski dusun ini berada diatas sumber air namun dusun ini justru kesulitan kebutuhan air bersih karena tidak semua keluarga memiliki mesin pompa air. Hebatnya para keluarga mampu yang mempunyai pompa air justru secara guyub merelakan agar airnya tidak tidak ditampung di bak penampungan air didalam rumahnya. Bak penampungan air (Water Reservoir) dibuat berada di tempat yang dapat diakses oleh siapapun yang membutuhkan air bersih.

 

Para pemilik pompa ini hanya menarik pipa paralon kecil dari bak penampungan air umum tersebut untuk kebutuhan air bersih secukupnya untuk digunakan keluarganya. Sungguh hebat cara masyarakat Banyuurip ini berbagi dan semangat seperti ini sudah lama dilakukan.

 

Apa rahasia dan konsep dari kerukunan dan kebersamaan ini ? Ternyata rahasia kerukunan masyarakat dusun ngepos ini adalah mereka selalu menerapkan kebiasan “Sonjo, Layat, Tilik, Aweh” – (SLTA), yang artinya Bertandang (Sonjo), Melayat yang meninggal (Layat), Menjenguk yang sakit (Tilik), dan Memberi kepada yang membutuhkan (Aweh). Kebiasaan SLTA ini berlaku buat semua warga desa ini, besar-kecil, tua-muda, kaya maupun miskin hingga kedamaian bisa terjaga, kesulitan bisa teratasi.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please type the characters of this captcha image in the input box

Please type the characters of this captcha image in the input box